Surabaya - Bulan Muharram atau yang dikenal dengan bulan Suro di masyarakat Jawa, seringkali dikelilingi berbagai mitos dan kepercayaan. Sebagian ada yang benar, namun banyak pula yang hanya sekadar tahayul tanpa dasar syar'i. Mari kita kupas satu per satu!
Mitos-Mitos yang Beredar di Masyarakat
1. Bulan Suro Bulan Sial
Mitos: Bulan Muharram dianggap sebagai bulan sial yang membawa bencana.
Fakta: Ini adalah kepercayaan jahiliyah yang bertentangan dengan Islam. Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada kesialan dalam bulan tertentu. Muharram justru bulan mulia yang dimuliakan Allah.
2. Dilarang Menikah di Bulan Muharram
Mitos: Menikah di bulan ini akan membawa kesialan dalam rumah tangga.
Fakta: Tidak ada larangan syar'i untuk menikah di bulan Muharram. Ini hanya mitos yang berkembang di masyarakat. Justru bulan baik untuk memulai kehidupan baru.
3. Tidak Boleh Pergi Malam Hari
Mitos: Malam hari di bulan Muharram banyak makhluk halus yang berkeliaran.
Fakta: Ini adalah kepercayaan tahayul. Islam mengajarkan untuk berdoa dan bertawakkal, bukan percaya pada hal-hal mistis.
4. Dilarang Memulai Usaha Baru
Mitos: Usaha yang dimulai di bulan Muharram akan gagal.
Fakta: Tidak ada dalil yang melarang. Justru Muharram adalah waktu yang baik untuk memulai hal baru karena bulan yang diberkahi.
5. Anak yang Lahir di Bulan Suro Akan Sial
Mitos: Bayi yang lahir di bulan ini membawa kesialan.
Fakta: Ini adalah mitos yang sangat keliru. Semua anak adalah anugerah Allah yang membawa berkah, lahir di bulan apapun.
6. Dilarang Renovasi Rumah
Mitos: Membangun atau merenovasi rumah di bulan Muharram akan mendatangkan musibah.
Fakta: Tidak ada larangan dalam Islam. Aktivitas bermanfaat seperti ini boleh dilakukan kapan saja.
7. Malam 1 Suro Sangat Angker
Mitos: Malam pergantian tahun Islam sangat kental dengan hal-hal mistis.
Fakta: Islam mengajarkan untuk mengisi malam dengan ibadah, doa, dan muhasabah, bukan percaya pada keangkeran.
Yang Seharusnya Dipercaya
Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah:36 bahwa Muharram adalah salah satu dari empat bulan haram (suci) yang dimuliakan. Yang seharusnya kita percayai adalah:
✅ Dosanya dilipatgandakan - Maksiat di bulan ini dosanya lebih besar
✅ Pahalanya dilipatgandakan - Amal shaleh lebih bernilai
✅ Waktu mustajab untuk berdoa - Terutama hari Asyura (10 Muharram)
✅ Anjuran berpuasa - Puasa 9 dan 10 Muharram menghapus dosa setahun lalu
Kesimpulan
Jangan percaya pada mitos dan tahayul seputar bulan Muharram. Isi bulan mulia ini dengan:
- Memperbanyak istighfar dan taubat
- Puasa sunnah (terutama 9-10 Muharram)
- Sedekah dan amal shaleh
- Muhasabah diri di awal tahun Islam
- Doa untuk kebaikan tahun baru
"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan...di antaranya empat bulan haram. Itulah agama yang lurus." (QS. At-Taubah: 36)
Tags: #MitosMuharram #BulanSuro #Muharram #TahunBaruIslam #LuruskanMitos #Islam #EdukasiIslam #Asyura #BulanHaram #KepercayaanMasyarakat
Tentang Artikel:
Artikel orisinil ini ditulis untuk meluruskan pemahaman masyarakat tentang mitos-mitos bulan Muharram. Semoga dapat membedakan antara ajaran Islam yang sahih dengan kepercayaan yang tidak berdasar.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk blog Anda!
oleh: Tahtadun
Mitos-Mitos Bulan Muharam